Latest Article Get our latest posts by subscribing this site

Mempolitikkan Agama

Politik agama sama-sama menguntungkan yang menyerang dan yang diserang dan sama-sama merugi juga. Politik agama bisa dimulai dari korban yang memancing serangan, agar dapat diuntungkan. Atau dimulai dari penyerang untuk merugikan korban. Cara yang pertama yang sulit dilihat. Semua Negara, Ideologi dan Parpol Mempolitikkan Agama... Baca Di Sini

Radical Muslim group run by Israeli Jews!

Jumat, 20 September 2013

So for years on end no Muslim group, “radical” or otherwise, has threatened Matt and Trey or Comedy Central about the image of Muhammad that has been available for all to see every single day.

All of a sudden last week a group called “Revolution Muslim” threatened violence against Comedy Central if they aired an image of Muhammad which forced Comedy Central to censor the show and now you have even liberals talking about those “radical Muslims” and their threats of violence.  Karl Rove couldn’t have done it any better.

More

Buddhist radicals attack Christian church in Sri Lanka

Led by a Buddhist monk, a group of radical Sinhalese Buddhists attacked a Protestant church in Sri Lanka during a prayer service, according to media reports. The pastor and his mother were injured in the attack.

A Buddhist attorney told AsiaNews that “such attacks show that there is a political agenda that aims to unite the Buddhists.”

Earlier this year, a Catholic bishop warned of the rise of a “Buddhist Taliban” in Sri Lanka.

The nation of 21.5 million is 69% Buddhist, 8% Muslim, 7% Hindu, and 7% Christian; almost all Christians are Catholic.

More

Judge backs U.S. right to seize Manhattan building allegedly controlled by Iran


The United States is set to seize control of a midtown Manhattan skyscraper prosecutors claim is secretly owned by Iran, the U.S. justice department said, though the ruling is to be appealed, AFP reported.

According to the report, a federal judge ruled in favor of the government's legal case this week, claiming that the 36-storey Piaget Building's owners had violated Iran sanctions and money laundering laws.

Manhattan Federal Prosecutor Preet Bharara said the decision upheld the justice department claims that the owner of the building "was (and is) a front for Bank Melli, and thus a front for the Government of Iran".

Prosecutors allege that the building's owners, the Alavi Foundation and Assa Corporation, transferred rental income and other funds to Iran's state-owned Bank Melli.

Alavi also ran a charitable organization for Iran and managed the building for the Iranian government, the statement said.

Built in the 1970s by a non-profit organization operated by the Shah of Iran - and financed with a Bank Melli loan - the building was expropriated by the new Iranian government after the 1979 revolution, prosecutors allege.

The U.S. Treasury Department has instituted tight sanctions against Iran, blacklisting a number of Iranian companies and organizations and putting very tight controls on the ability of any group or business to transfer funds into Iran.

The restrictions seek to pressure Tehran into giving up what the West claims is a program to develop nuclear weapons, a charge Iran denies.


More

Pendeta Jadi Caleg: Politik Agama dan Kristenisme PKS

Rabu, 22 Mei 2013

Pendeta Jadi Caleg PKS

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendaftarkan pendeta sebagai calon anggota legislatif pada Pemilu 2014. Partai itu juga mencalonkan beberapa orang non-Muslim di Indonesia timur.

Sekretaris Jenderal PKS Taufik Ridho mengatakan, caleg pendeta ada di Sulawesi. Tercatat pendeta yang menjadi caleg PKS berada di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, dan sebagian Sulawesi Selatan. "Kebutuhan daerah pemilihan sana memang seperti itu," ujarnya, Senin (22/4/2013), di Jakarta.

Para pendeta itu menjadi caleg untuk DPRD provinsi atau kabupaten/kota setempat. Belum ada pendeta menjadi caleg PKS untuk DPR.

Namun, di Papua ada caleg non-Muslim untuk DPR. "Ada satu atau dua orang untuk dapil Papua dan Papua Barat," ujarnya.

PKS mengusung 487 caleg untuk DPR dalam Pemilu 2014. Hampir semua anggota fraksi PKS saat ini dicalonkan lagi.

More

Politik Agama Parpol Indonesia

Rabu, 10 April 2013

Akbar Tandjung: Parpol Perlu Sayap Organisasi Islam

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung berpendapat organisasi Islam diperlukan setiap partai politik. Salah satu alasannya, karena di Indonesia mayoritas penduduknya beragama Islam.

"Dalam perspektif politik, partai politik memerlukan organisasi sayap khususnya beragama Islam," kata Akbar dalam sambutannya pada acara Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi) di Jalan Pancoran Timur, Jakarta Selatan, Senin 29/3/2013).

Sejumlah tokoh menghadiri acara ini seperti Din Syamsuddin, Jusuf Kalla, Hasyim Muzadi, Yudi Latief, Adang Ruchiyatna, dan beberapa tokoh dari KAHMI dan ormas lainnya.

Akbar menyebtukan salah satu alasan parpol memerlukan orgnaisasi sayap Islam karena mayoritas masyarakat Indonesia beragama Islam. Sehingga dibutuhkan organisasi sayap yang dapat mengakomodir umat Islam dan kegiatan-kegiatan religi dalam partai.

"Untuk memiliki basis politik di Indonesia yang mayoritas agama Islam, parpol membutuhkan organisasi Islam," ujar pembina partai berlambang beringin ini.

Namun, ia mengingatkan tujuan utama dari organisasi tersebut bukan untuk politik. Sehingga kegiatan keagamaan tetap diutamakan.

Dia melanjutkan dampak positif lain dari hadirnya organisasi Islam sebagai organisasi sayap partai untuk menggabungkan nasionalisme dan religius dalam satu wadah.

"Dengan adanya organisasi religi dalam suatu partai politik, maka bertemulah aliran Islam dan nasional. Kalau bersatu, Indonesia akan kuat secara politik dan dukungan sosial,"

Ia mengisahkan bahwa ditahun 1950 terdapat dikotomi pada partai politik. Seorang beragama Islam harus masuk partai Islam. Hal ini dipandangnya sebagai sebuah dikotomi pembedaan antara nasionalis dan agama. Untunglah pada masa Orde Baru, perlahan dikotomi itu mulai menghilang.

"Islam, agama dan politik adalah satu bagian dalam konteks mendapatkan kekuasaan atau jabatan politik," imbuh Akbar.

Majelis Zikir SBY: Politik Agama dan Islamisme Partai Demokrat

Selasa, 21 September 2010

14 Majelis Dzikir Akan Menangkan SBY-Boediono

Sebanyak 14 organisasi Islam yang tergabung dalam Majelis Dzikir SBY Nurussalam mendukung pasangan SBY-Boediono sebagai capres dan cawapres. Mereka bertekad untuk berjuang memenangkan pasangan itu di Pilpres.

"Kami siap berjuang memenangkan pasang SBY-Boediono sebagai capres dan cawapres," kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Majelis Dzikir SBY Nurussalam Haris Thahir saat deklarasi MDZ SBY Nurussalam di Hotel Sahid Jl Sudirman, Jakarta, Senin (25/5) malam.

Menurut Haris, selama pemerintahan dipimpin oleh Presiden SBY, bangsa ini telah mengalami kemajuan di berbagai bidang. Termasuk semakin kondusifnya keamanan di Aceh, Poso, Ambon dan Papua.

Di bidang ekonomi, pertumbuhan ekonomi sangat baik dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 6 persen. "Masih banyak yang telah dicapai soal pemberantasan korupsi, pendidikan 20 persen, hubungan dengan negara Islam semakin berkembang, baik di dalam dan diluar negeri," jelasnya.

Guna memenangkan pasangan SBY-Boediono, MDZ SBY Nurussalam jajaran pengurusnya mulai tingkat daerah hingga pusat untuk mendukungnya. MDZ SBY Nurussalam juga akan menyiapkan sejumlah saksi di setiap TPS di seluruh Indonesia.

Sumber
 
Support : Your Link | Your Link | Your Link
Copyright © 2013. The Politics of Religion - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger